Pengertian Booting Termasuk Fungsi dan Karakteristiknya

https://miro.medium.com/max/3200/1*VLq_E6-er_2kj5CVyAgyIw.jpeg

Pengertian booting termasuk fungsi dan karakteristiknya memang tidak semua orang mengetahui penjelasannya secara utuh. Pada dasarnya saat komputer mulai dinyalakan, itu sudah termasuk dalam kategori proses booting. Booting dalam perangkat komputer bukan hal yang bisa diremehkan. Sebelum sistem berjalan maka perangkat harus terlebih dahulu dipersiapkan, agar tidak bermasalah ketika dipakai. Proses ini adalah masa bootstrap loader melacak semua I/O yang terpasang di dalam perangkat komputer.

Lebih Lanjut Pengertian Booting Termasuk Fungsi dan Karakteristiknya

https://tr2.cbsistatic.com/hub/i/r/2019/03/12/c97cf98c-c97e-4e2c-87bb-ee12043da226/resize/1200x/211c50e92fd5c6993b77e1c1c93a80a3/istock-847794500.jpg

Lebih lanjut pengertian booting termasuk fungsi dan karakteristiknya. Proses booting komputer selalu berhubungan dengan kode software bernama BIOS atau basic input output system. Fungsi utamanya adalah memberikan informasi pada screen komputer, sesaat ketika user menyalakan perangkat.

Selain itu BIOS juga memberikan kontrol akses, pada perangkat lain seperti keyboard. Dimana akses komunikasi sederhana bisa dikerjakan melalui keyboard, saat sistem operasi belum sepenuhnya mengambil alih kerja komputer.

Tahap pertama dalam proses booting komputer terjadi begitu tombol power dinyalakan. Sebab, begitu perangkat dalam kondisi on, booting sedang berjalan meskipun diawal belum terdapat memori kerja.

Pada tahap ini user belum dapat memberikan instruksi pada prosesor. Karena BIOS sedang mengambil alih perangkat, guna melakukan pemeriksaan sumber variasi data pada memori. Termasuk seluruh device yang terhubung pada perangkat.

Proses ini dikenal dengan istilah Power on Self Test.

Saat diketahui terdapat device yang bermasalah, maka secara otomatis proses akan terhenti. Sebagai ganti proses booting yang terhenti, maka user akan mendapatkan warning atas trouble yang ditemukan tersebut.

Pengecekan yang dilakukan oleh BIOS haruslah menyeluruh, bahkan ROM serta kartu grafis yang tertanam pada komputer. Bila selurus proses pemeriksaan selesai dan tidak ada masalah, maka tahap selanjutnya adalah memuat memori dari sitem operasi komputer. Apabila diketemukan masalah dalam sistem operasi, BIOS juga akan menunjukkannya pada user melalui tampilan di monitor.

Proses booting komputer dinyatakan sukses saat sistem operasi dengan lancar berjalan, sehingga usesr dapat menggunakan perangkat untuk mengakses program-program didalamnya. Sebaiknya user tidak melakukan aktivitas apapun ditengah proses. Karena hal tersebut bisa mempengaruhi harddisk drive.

Ketahui Jenis-Jenis dan karakteristiknya

Tahapan cara booting komputer memiliki 5 jenis dengan langkah serta karakteristik yang berbeda. Berikut perbedaan dan proses dari masing-masing booting.

https://1.bp.blogspot.com/-WLDfGG0azeo/WijNFglfOdI/AAAAAAAAEso/3ZxV03749woo3SpOOI0sCnDFzl853-uuACLcBGAs/s1600/cool.jpg

  • Cool Booting

Cool Booting merupakan cara booting komputer dari awal, dimulai dengan menyalakan perangkat yang semula dalam keadaan off menjadi on. Prosesnya diawali semenjak tombol power dihidupkan.

Ketika user baru menancapkan kabel power saja ke stop kontak, booting masih belum berjalan. Karenanya pastikan semua perangkat yang terhubung dengan listrik, sudah terpasang dengan benar.

Termasuk perangkat pendukung pnp seperti monitor, printer, mouse dan keyboard. Saat power dinyalakan maka sinyal akan dikirimkan ke motherboard. Sinyal yang ditangkap dengan sempurna akan membuat komputer menyala.

Pada tahap inilah BIOS mengeluarkan proses booting yang memeriksa semua processor. Proses yang terhenti lantaran error ditemukan pada device atau sistem operasi, berakibat pada penghentian persiapan komputer.

Pemeriksaan oleh BIOS dalam proses booting komputer memang menyeluruh. Termasuk mengidentifikasi kondisi kartu VGA dan seluruh hardware, tampilan proses bisa dilihat dari layar monitor start up.

Cara booting komputer cool juga mencakup konfigurasi terhadap perangkat seperti keyboard, mouse, flash disk, hingga printer. Semua perangkat plug and play secara otomatis akan diperiksa. Boot yang dilakukan oleh Bios adalah mencari master boot record yang tersimpan dalam first device memory.

Warm Booting

Proses boting komputer yang satu ini dilakukan ketika perangkat sudah menyala alias dalam keadaan on. Kata lain dari warm booting adalah restart perangkat. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengulang proses komputer seperti pada awal perangkat menyala. Cara ini dapat dilakukan untuk mengatasi crash program sederhana. Bisa juga dilakukan saat user merasa komputer butuh dilakukan pengaturan ulang sistem.

Pada sistem operasi windows terdapat pilihan khusus bagi user yang ingin melakukan perintah restart. Bagi perangkat komputer yang memiliki hardware terpisah dapat langsung menekan tombol reset pada CPU. Proses booting komputer jenis warm dengan cool, dibedakan dari tahapannya.

Proses restart dapat dilakukan apabila status sistem operasi sudah mengambil alih perangkat komputer. Jalan pintas untuk menjalankan proses booting komputer yang satu ini dengan menekan kombinasi tombol CTRL + ALT + Delete atau langsung memilih restart pada menu start.

Saat warm boot berlangsung maka power supply kembali memberikan sinyal, kepada motherboard yang membuat perangkat dipersiapkan untuk menyala lagi. Kemudian BIOS akan memulai proses boot dengan memeriksa kembali processor.

Proses identifikasi dan konfigurasi berlangsung sama seperti pada tahap cool boot. Termasuk mempersiapkan hardware serta software yang terhubung dengan BIOS. Karenanya proses restart mampu mengatasi program yang secara mendadak crash atau tidak mau beroperasi.

Setelah komputer kembali menyala dengan baik, sebaiknya periksa lebih jauh penyebab dari program mengalami kendala running. Sebab warm boot merupakan langkah antisipasi pertama, yang menyelamatkan kinerja perangkat. Bukan sebagai solusi akhir permasalahan perangkat.

Proses Hard Boot dan Reboot

https://www.howtogeek.com/thumbcache/2/200/6f6ef2b5d5dbd610a8c397c82eb9f734/wp-content/uploads/2016/08/img_57b0ee98afe14.png

Proses hard boot menjadi pilihan ketika sistem operasi sama sekali tidak mau berjalan. Komputer yang tiba-tiba nge-hang, maka meski tidak disarankan dilakukan cara booting komputer secara paksa.

Pada PC terdapat tombol power dan reset, maka tekan tombol reset hingga perangkat melakukan proses restart. Jangan terbalik menekan tombol power, sebab sama saja user memaksa perangkat untuk shutdown. Hal tersebut dapat merusak kestabilan harddisk drive PC.

Sementara cara booting komputer yang disebut-sebut dengan reboot berarti PC akan kembali pada settingan sistem awal. Reboot memiliki fungsi yang sama dengan hard boot ataupun warm boot. Power supply pada perangkat komputer harus stabil. Alasan reboot dilakukan, ketika sistem operasi komputer tidak memberikan respon, atau perubahan settingan pada sistem terjadi.

Cara Setting Konfigurasi BIOS

https://blog.rajalisensi.com/wp-content/uploads/2019/04/Cara-Setting-BIOS.jpg

BIOS dalam proses booting komputer mengarah pada kumpulan program dan software. Proses power on self test akan memuat dan menjalankan sistem operasi pada perangkat secara otomatis. Tahapan ini merupakan tanggung jawab BIOS dalam mengatur konfigurasi dasar pada device seperti ruang penyimpanan data, boot, kestabilan perangkat.

BIOS runtime services membantu sistem operasi dalam mengaplikaskan proses pengaturan hardware pada perangkat. Berikut adalah tahapan untuk konfigurasi pada BIOS. User harus terlebih dahulu masuk menu BIOS dengan menkan tombol DEL.

Setelahnya silahkan pilih menu Advanced Bios Features, pada menu ini user dapat mengatur berbagai features. Diantaranya seperti mengatur boot pertama saat power on self test atau POST, termasuk mengatur boot sequence.

Kemudian lanjutkan dengan tahap pengaturan proses booting sistem I/O device. User harus memilih menu Intergrated Peripherals. Sementara pada power management setup, terdapat pilihan untuk mengatur beberapa function dan setup. Seperti ACPI, power botton , resyore on AC, wake up event.