Kegunaan Sistem Restore Windows 8

https://www.windowschimp.com/wp-content/uploads/2015/03/windows_touchscreen.jpg

Kegunaan sistem restore windows 8 pada komputer yang user perlu ketahui. System restore adalah fitur recovery yang dimiliki windows. User dapat menggunakan sistem ini untuk merestore status komputer seperti settingan sebelumnya. Fungsinya sangat membantu komputer yang tiba-tiba bermasalah tanpa sempat di identifikasi penyebabnya. Nantinya sistem akan terkonfigurasi ke status awal sebelum masalah muncul. Dengan demikian komputer dapat bekerja seperti semula. Jika status sistem adalah enable, maka akan membuat snapshot secara otomatis. Snpashot tersebut berisi backup registry, sistem konfigurasi, file-file program, system driver serta executable.

Mengenal Kegunaan System Restore Window 8

https://www.howtogeek.com/thumbcache/2/200/6d12671d0ef923c0d8cda1db190e7b5c/wp-content/uploads/2013/11/windows-8.1-on-surface.jpg

Mengenal kegunaan sistem restore windows 8 diantaranya kapanpun proses ini diperlukan oleh user maka bisa dilakukan dengan cara manual. Snapshot backup data personal akan menyimpan data seperti file multimedia, dokumen, game termasuk email. Hanya saja user memerlukan tambahan software khusus yang membantu kebutuhan backup data. Apabila proses system restore yang berlangsung tidak benar-benar dikehendaki alias kesalahan. User bisa melakukan pembatalan sistem alias undo.

Mengubah konfigurasi windows dalam mode normal memungkinkan untuk dilakukan, dengan catatan system restore setiap harinya selalu memiliki point baru. Langkah ini memag sangat membantu melindungi PC, dari program atau perangkat keras bermasalah yang baru terinstal. Fakta tersebut jelas berguna dikala user tidak berniat mengeluarkan anggaran ekstra.

System restore dapat juga digunakan pada WinRE milik windows 8. WinRE berfungsi mengatasi masalah start yang bermasalah pada windows 8. Agar tidak mengulangi tahapan restore manual, sebaiknya sistem ini diatur agar secara otomatis melakukan instalasi program aplikasi, driver, file update terbaru.

Proses restore pada PC jelas bermanfaat, untuk membersihkan software dari virus semacam malware. Namun apabila user hendak mengkonfigurasi dengan cara manual. Pastikan system restore dalam status enable pada masing-masing drive yang dimaksudkan. Umumnya setiap drive wajib memiliki ruang kosong yang berguna sebagai tempat penyimpanan data setidaknya 300 MB.

Cara Konfigurasi Win 8 Manual

https://i.ytimg.com/vi/X-dRoYN_aVQ/maxresdefault.jpg

Seperti yang tadi sudah dibahas, bila proses konfigurasi pada win 8 bisa dilakukan secara manual. Walaupun sebagian besar user lebih memilih sistem otomatis, yang diupdate oleh windows rutin setiap harinya.

Untuk situasi khusus, memang cara manual lebih mudah dan tepat untuk diterapkan. Tindakan preventif ini merupakan antisipasi, ketika system restore gagal melakukan update dan registrasi otomatis pada win 8.

PC yang sebelumnya sama sekali tidak memiliki restore point, tetap tidak bisa melakukan update atau perubahan secara manual. System restore memang solusi termudah dalam mengatasi kegagalan konfigurasi windows. Cara ini hanya bisa diterapkan pada perangkat dengan status enable. Sebab proses manual membutuhkan restore point.

Berikut adalah tahapan membuat restore point pada Win 8. Pertama user harus masuk kedalam layar start sistem operasi, kemudian ketik restore point pada kolom search. Setelahnya akan muncul setting, maka lanjutkan dengan opsi membuat restore point.

Silahkan isi kolom nama sesuai keinginan user, kemudian lanjutkan dengan tombol create. Perhatikan notifikasi yang menunjukkan bila proses sedang running.Umumnya proses hanya membutuhkan sekitar 5 menitan.

Pembuatan system restore point baru dianggap selesai, ketika muncul kotak dialog. Maka proses instal dan perubahan lainnya dapat berlangsung dengan secure. Hal ini juga berfungsi mengatasi perubahan yang tidak stabil. Sebab user memungkinkan untuk langsung mengembalikan pengaturan ke konfigurasi yang sebelumnya.

Undo Proses Konfigurasi Pada Operasi Win8

https://support.hp.com/doc-images/1022/c05822935.jpg

Tindakan undo berarti membatalkan hasil konfigurasi yang telah selesai. Alasan umum yang mendasari keputusan undo ketika system restore selesai diperbarui. Performa komputer menjadi tidak stabil setelah restore point terakhir dilakukan, sementara program yang dibutuhkan ternyata telah dihapus oleh sistem.

Cara melakukan pembatalan restore point tahap awalnya sama dengan proses pembuatan system awal. Mulai dari masuk ke settingan windows kemudian jika sebelumnya user memilih opsi create. Maka tahap ini opsi yang dipilih adalah undo system restore. Selesaikan langkah pembatalan dengan memilih undo restore operation.

Dengan demikian sistem operasi komputer ,akan memproses perintah user terhadap pembatalan restore point sebelumnya. Setelahnya user harus log in pada kolom konfirmasi, yang menyatakan bahwa system restore telah dibatalkan. Komputer sudah berhasil di kembalikan konfigurasinya seperti semula.

Gagal Akses Maka Gunakan WinRe

https://2.bp.blogspot.com/-OmQ_T6b2WCU/VVligd9ifAI/AAAAAAAAB18/tKMz2bj7AWY/s1600/hanamaze-bios2.jpg

User tidak bisa meprediksi kondisi PC untuk terus stabil. Ada kalanya tanpa pemberitahuan Win 8 tidak bisa di akses alias gagal start. Jika sebelumnya menggunakan system restore windows 8 biasa, maka pada kasus gagal akses dibutuhkan solusi yang sedikit berbeda.

Windws memiliki recovery environment yang memang difungsikan pada kondisi seperti diatas. WinRe menjadi solusi mudah mengatasi masalah yang terjadi pada versi 8 ke bawah sistem operasi komputer.

Sebaiknya saat user dihadapkan pada kasus gagal start, jangan membuka alternatif cara lain. Langsung jalankan system restore WinRe, agar situasi PC tidak bertambah parah. Tahap ini sangat mudah dipahami, bahkan oleh user yang awam tentang sistem operasi komputer.

Tahapan Mengatasi Tidak Bisa Akses

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menggunakan system restore WinRe. Pastikan user berada di sistem kerja windows recovery environment. Advanced startup adalah pilihan untuk lingkungan kerja dari WinRe8. Didalamnya terdapat menu booting. Sekaligus akses ke beragam tools yang bisa diperbaiki olehnya.

Setelah berada di advanced startup pilih restart komputer. Pada layar akan ditampilkan status windows 8. Pilih akses untuk akun administrator, lewati opsi password jika tidak terdapat kata kunci. Selanjutnya user berada pada tampilan utama system restore. Pilih tanggal terbaru dari updating restore point. Untuk bisa mengaktifkannya kembali maka langkah yang diperlukan adalah scan pada program affected. Bila ingin memastikan apa saja program yang akan terhapus dari sistem. User bisa melihat pada daftar restore point.

Sistem akan mulai running untuk restorasi. Perlu dicatat oleh para user, proses restorasi komputer akan memakan waktu yang berbeda. Tergantung dari bobot data yang nantinya hendak di restore. Pastikan untuk tidak memaksakan PC mati sebelum proses selesai.

Setelah system restore windows 8 selesai, dilayar akan muncul konfirmasi yang menyatakan proses berhasil. Umumnya langkah ini akan berhasil diterapkan pada berbagi situasi. Sehingga tidak perlu memanggil ahli perbaikan komputer

Kesimpulan

Dapat disimpulkan bila system restore windows 8 merupakan langkah sederhana, yang harus diperhatikan oleh user . Prosesnya sendiri tidak rumit dan mudah untuk dipahami. Sebaiknya mengikuti panduan yang terdapat pada artikel. Dengan mengaktifkan status updating otomatis, user tidak akan lupa mendapatkan pembaharuan pada program.

Selain itu komputer menjadi terproteksi kondisinya, lantaran system restore windows 8 selalu memonitoring operasi kerja PC. Fakta ini jelas langkah cerdas mengurangi biaya perawatan yang dikerjakan oleh teknisi komputer.